Orang tua tidak perlu menjadi guru kedua. Cukup jadi tempat pulang yang tenang.
Musim ujian sering membuat seisi rumah tegang. Padahal anak paling membutuhkan suasana yang stabil, bukan tambahan tekanan.
Yang membantu
- Tidur cukup: jauh lebih berguna daripada belajar sampai larut.
- Sarapan yang mengenyangkan di hari ujian.
- Tanya “apa yang membuatmu khawatir?”, bukan “sudah belajar belum?”.
- Rayakan usaha, bukan hanya nilai.
Setelah ujian selesai, dengarkan ceritanya dulu sebelum membahas jawaban. Anak yang merasa aman akan lebih terbuka tentang apa yang sulit.